|
Suatu ketika ada
seorang pemuda bertanya kepada saya tentang -yang katanya- sesuatu permasalahan
yang begitu mengganggunya. Pemuda gagah ini seperti kebanyakan pemuda-pemuda
yang lain diusianya, umurnya sekitar 20 tahunan, usia kedewasaan bagi
kebanyakan orang...
Saat ini, ia telah
menjalin hubungan cinta dengan seorang wanita, ”..gak sengaja tuh
pak, gak taunya sudah jadian aja... “ dengan ringan dia berseloroh.
“Tidak sengaja...ah, bercanda kamu” dalam hati saya
Sudah hampir satu
tahun hubungan itu terjalin, sehingga tidak sadar bahwa rasa cinta mereka
ternyata dibatasi oleh lautan yang jauh... “bagaimana ya Pak, setiap
hari saya selalu kontak dengannya, via sms bahkan seringkali dengan telpon
langsung dari Solo ke Banda Aceh... bagaimana saya harus melanjutkan hubungan
ini? .... “Waah...!”
Ya, buat kebanyakan
orang jatuh cinta dan memendam rindu adalah hal yang paling ditunggu dan
dinanti. Walaupun seringkali terasa sakit, tapi pengalaman jatuh cinta
menjadi sebuah pengalaman yang spektakuler dan tidak bisa dilupakan. Bagi
banyak orang yang merasakannya, mereka berkata...
“Gile man,
gue kagak bisa ngelupaiin die...kangen abis nih, gue gak sabaran ketemu
dia lagi...”
“ “Tidak
ada yang dapat menggantikan karakter dan kepribadian dirinya dalam hati
ini, karena dia bagaikan diriku, saling menutupi kekurangan yang ada...
” Doi tuh
orangnya cool abis, hangat dan penuh perhatian...ihik...ihik...
“Apapun saya
akan lakukan untuknya, karena kami sudah ditakdirkan bersatu dan tidak
akan terpisah...”
Kalau anda perhatikan,
pernyataan-pernyataan tersebut kebanyakan muncul oleh mereka yang sangat
yakin bahwa cinta dan hatinya dapat sepenuhnya diberikan dan diterima
kekasihnya. Saya tidak pernah melihat orang yang menyangkal semua itu,
karena setelah mengalami peristiwa jatuh cinta pastilah mereka mengakui
akan perasaan-perasaan yang pernah mereka alami.
Nah, repotnya kebanyakan
orang akan sulit menerima bahwa sesungguhnya apa yang mereka lakukan selama
ini SIA-SIA...nah lho ?!
Kenapa ?
Bukan sulap-bukan sihir, si
doi kena sihir, he... artinya semua perasaan cinta yang kita alami ini
sebenernya sebuah kejadian singkat dan sesaat (he..he..kagak nyambung
kan??). Dan karena pernyataan saya di atas, beberapa orang pernah bertanya
kepada saya: “Pak Adi, kayaknya kok anda terlalu pragmatis menyikapi
cinta! Kalau saya sih manusiawi aja, manusia itu butuh dicinta dan mencintai.
Jadi wajar dong kalau manusia saling mencintai! Ya tho Pak?”
Jawab saya : Emang...!
Allahlah yang membukakan pintu
hati kita kepada seseorang, kagum, merindu, selalu ingin bertemu, dan
ingin memiliki. Semua perasaan itu Allahlah yang membukakannya untuk kita...
subhanallah kan. Dan bisa saja perasaan itu Allah berikan kapanpun dan
dimanapun sesuai kehendak-Nya.
Sobat, rasa cinta itu timbul
dalam diri kita bisa saja muncul kapanpun dan kepada siapapun tanpa diduga-duga.
Mungkin saja perasaan itu muncul ketika anda bertemu dengan dia saat membeli
gorengan di warung, sedang menunggu bis di halte atau saat anda berselancar
ria di internet...
Pernah gak kita bertanya pada
diri kita, Doi itu jodoh yang ditakdirkan Allah untuk diri kita atau bukan?
Terus terang yang saya bahas di sini adalah saran positif bagi mereka
yang lebih bersikap dewasa menyikapi hubungan.
Bagi mereka yang mencintai
seseorang hanya sesaat (haveafun), saya tidak banyak berharap bahwa mereka
dapat menerima masukan yang saya berikan. Tapi bagi mereka yang benar-benar
ingin menjalin hubungan dengan seseorang dan kedepannya hubungan tersebut
ingin dilanjutkan ke jenjang pernikahan, insyaAllah nasehat ini sangat
cocok bagi mereka...
Gunakan Manajemen Bilik
Sobat, hati ini ibarat jantung
kita yang selalu beraktifitas setiap waktunya. Dimana darah akan selalu
mengalir melewati bilik-bilik yang ada di dalamnya. Hati ini saya ibaratkan
memiliki bilik (ruangan) kosong di sebelah kanan dan kiri. Jika anda tidak
ingin hati anda dicurahkan secara sia-sia, maka gunakan bilik-bilik dalam
hati anda secara bijak!
Bagaimana caranya?
- 1. Gunakan bilik kanan anda
untuk mengembangkan perasaan cinta, kasih sayang, kagum, simpati, sebanyak-banyaknya.
Jangan sumbat perasaan itu! Jangan pula abaikan rasanya! Bila anda seorang
pria, mengagumi seorang wanita karena kecantikannya, keanggunannya,
kecerdasannya,...maka jangan abaikan rasa kagum tersebut! Begitupula
bila anda seorang wanita mengagumi seorang pria karena ketampanannya,
perhatiannya yang hangat, kecerdasannya, keramahannya dan kedewasaannya.
Jangan sumbat pula perasaan itu! Rasakan, dan jangan abaikan! Katakan
dalam diri anda bahwa anda menyadarinya dan merasakannya! Dengan melakukan
hal tersebut, bilik kanan hati anda akan selalu sehat karena selalu
mengalir deras perasaan-perasaan fitrah yang seharusnya dimilki manusia
normal.
- Gunakan bilik kiri hati
anda secara hati-hati ! Ada batas tipis yang membatasi bilik ini dengan
bilik kanan. Kalau anda salah menempatkan perasaan anda, maka anda akan
memiliki tanggungjawab yang lebih besar dibandingkan dengan perasaan
anda di bilik kanan. Bilik kiri dalam hati anda adalah tempat dimana
perasaan hati anda dapat di buat menjadi lebih real ! luar biasa lho!...
Ketika anda mengagumi seseorang dan menginginkan orang tersebut dapat
melengkapi kehidupan anda, saat itulah saat yang tepat untuk menggeser
perasaan dalam hati anda dari bilik kanan ke bilik kiri. Milikilah dan
kejarlah dia, dan buatlah diri anda bertanggungjawab untuk pilihan itu!
Sudah barang tentu anda taukan konsekuensinya ?...menikahlah denganya...
Bagaimana kalau anda belum mampu menanggung konsekuensinya?
Tetaplah berada dibilik hati anda yang sebelah kanan. Karena dengan
berada disana, perasaan dan hati anda akan selalu belajar dan bijak
menentukan pilihan dan langkah ke depan. Buatlah bilik kanan anda ibarat
sebuah lemari kosong yang di dalamnya terdapat gantungan keinginan!
Sebuah kreteria mungkin?... aha!
Menentukan sebuah kreteria akan lebih bijak ketimbang anda menjatukan
pilihan hati. Menentukan ‘apa’ dan ‘bagaimana’
akan lebih bijak dibandingkan anda menetukan ‘siapa’...
Ok sobat, mantapkan apa yang menjadi pilihan hati yang palih dalam!
Yakinlah pilihan dan ketentuan Allah adalah suatu yang luar biasa yang
dapat kita rasakan! Jangan bersedih, berfikir positiflah selalu!
|